innalillahi wainnailaihi raji'un... kemaren telah berpulang ke Rahmatullah teman dari kedua orang tuaku... seorang guru perempuan di salah satu TK di Bukittinggi...
semua keluarga termasuk orang tuaku dan teman2 beliau pergi melayat ke Rumah duka,, sedih itu tentu,, dalam keadaan berduka... namun semua yang bernyawa pasit akan mati dan kembali kepada ALLAH.
Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT,
"Tiap-tiap yang bernyawa akan merasakan mati.
Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu.
Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung.
Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan."
(QS.Al Imran:185).
kematian hanya ALLAH yang menentukan sedang apapun kita, dan sedang mengapapun, dan ketika hati dan keadaan kita sedang bagaimana.. baik senang, sedih, sedang sakit ataupun sehat..
kali ini teman dari orang tuaku ini, meninggal setelah melawan sakit selama 4 bulan, sakit yang dideritanya mungkin terdengar penyakit ringan, ya.. SARIAWAN,, penyakit yang dikatakan paramedis yang biasanya muncul karena kekurangan vitamin C ini, dapat membuat seseorang kehilangan nyawanya.
mula-mula penyakit ibu ini, hanya seperti sariawan biasa di lidahnya, entah karena tergigit entah karena memang kurang vitamin C saja, tiba2 lidahnya sariawan,, seperti yang kita ketahui sariawan datang begitu saja.. (itu yang saya rasakan, karena saya juga seorang penderita yang sering terkena sariawan parah) dan biasanya sariawan sering kita sepelekan,, hanya dibiarkan dan menunggu sembuh, atau minum obat2 yang biasa beredar dipasaran..
mungkin sudah 2 bulan sariawan beliau juga tidak hilang-hilang, hingga beliau memutuskan untuk berobat ke dokter dikota ini... setelah obat habis, lama kelamaan lidahnya bukannya makin sembuh malah sampai BERLOBANG, hingga jika beliau makan, nasi yang dimakannya bisa menyangkut didalam lobang tersebut,, lalu terhitung 4 bulan beliau melakukan pengobatan, dokter disini pun tak mampu dan memberikan saran untuk berobat ke Padang.. setelah berobat di Padang, dan masih dalam masa minum obat, beliau pun menghembuskan nafas terakhirnya kemaren pada tanggal 14/02/2012, dan dimakamkan di Bukittinggi,,
semoga amal dan ibadah beliau selama ini diterima di sisi-NYa...
kita tidak bisa bilang, orang yang mungkin malah lumpuh Total yang akan "mendahului" kita, dan kita tidak bisa menganggap enteng sebuah penyakit ringan seperti "sariawan",..
INGAT, Hidup Mati, Jodoh, rezeki ada ditangan Tuhan, ALLAH SWT... tergantung kita menjalaninya dan meminta kepada NYA...
jangan sepelakan penyakit, dan jagalah kesehatan...
"SEHAT ITU MAHAL, SEHAT ITU AKAN TERASA PENTING KETIKA KITA SAKIT...,, Tidak ada yang lebih berharga dari pada KESEHATAN untuk bisa berusaha menjadi lebih baik"
Hanya seorang biasa yang ingin berbagi cerita dan akan menghadapi perjuangan bagaimana kehidupan seorang istri, ibu sekaligus menantu yang bekerja. KEEP MOVING FORWARD.......... MUNDUR SELANGKAH, UNTUK MENAPAK 1000 JEJAK.......!!!
Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan
Rabu, 15 Februari 2012
Kamis, 26 Agustus 2010
RAMAYANA BUKITTINGGI : BULAN RAMADHAN PARKIR "DIPAKUAK", KUALITAS MAKIN BURUK
apalagi dalam bulan ramadhan ini, dimana kota Bukittinggi sebagai kota Wisata di pebuhi oleh masyarakat jauh yang mulai pulang kampung (mudik)dari rantau, juga banyak wisatawan asing dan domestik yang mencari kesejukkan di kota Bukittinggi yang dingin ini,,,
berdirinya Ramayana sebagai Mall terbesar di Bukittinggi pastilah menjadi tempat favorit perbelanjaan, ataupun sekedar berknjung dan melihat-melihat. namun, sayang sekali PELAYANAN PARKIR RAMAYANA BUKITTINGGI yang mempunyai gedung dan tempat yang begitu megah tidak di fasilitasi dengan tukang parkirnya yang baik dan ramah malah tukang pakuak (Read-melebihkan dari pada yang biasa). sedangkan dari dulu yang kita tau Ramayana memakai system komputerisasi untuk melakukan transaksi pemarkiran, beda halnya dengan RAMAYANA BUKITTINGGI yang dulu juga sempat memakai system komputerisasi dengan petugas yang ramah dan juga memakai baju seragam (bertanda resmi) sekarang malah di jaga oleh kalangan PREMAN memakai karcis biasa seperti kwitansi umum (read-ditulis dengan pena) dan harga serta jamnya mereka yang menentukan. seperti yang saya alami sendiri.
Hari Kamis kemaren sore saya pergi ke Ramayana Bukittinggi dengan adek, tempat ini juga biasa kami datangi untuk membeli perlengkapan bulanan selain di swalayan lain. setelah ambil karcis yang ditulis dengan tangan saya g cek karena udah biasa parkir disana, waktu mau pulang n bayar, tanpa liat karcis saya bayar ajha Rp 2000,- karena biasanya juga segitu, pas mau bilang makasyi tuh uda tukang karcis tu bilang, "seribu lagi diak", ya g jadi dech saya nge gas motor saya,, n langsung nanya, "sejak kapan naiknya,, kualitasnya nurun gini" eh tu si uda berceloteh sambil liatin karcisnya ke saya "sejak wak jago lalok tadi diak" (sejak saya bangun tidur tadi dek) dan saya lihat di sana tertulis Rp 3000,-.
menurut PERDA No. 2/2004 :
TARIF parkir roda 2 = Rp 500,-
TARIF parkir roda 4 = RP 1000,-
untuk tarif PROGRESIF menurut PERDA No. 4/2004 adalah tarif jam pertama = Rp 1250,- sedangkan untuk jam selanjutnya adalah Rp 1000,-
jadi, apakah Ramayana bukanlah salah satu tempat OBJEK PARKIR yang tidak terkena Oleh PERDA walaupun bertepmat di kawasan PERDA BUKITTINGGI???
kalo memungkinkan, boleh sajalah menaikkan harga KARCIS tu,,, tapi dukung dong dengan sarana dan prasarana serta kualitas tukang parkir nya sendiri,,, ini bisa membuat malu pariwisata Bukittinggi...
coba de pihak-pihak yang berwenang lakukan pemeriksaan ubtuk hal tersebut...
Langganan:
Komentar (Atom)
