Ada kesalahan di dalam gadget ini
.....WElcO00ooommeee.....
...Silahkaaan,,,, tengok-tengok dulu,,, jangan lupa commentnya yaaach

Kamis, 19 November 2009

katak disuruh masuk tempurung alias dipingit, berusaha berfikir positif..

iiiiihh... Lucu ya judulnya...
iya nich,,, udah satu bulan ini Saya dipingit papa..( g bole keluar rumah tanpa kegiatan yang wajib ajha).. kayak orang mau kawin jha,,,. itu semua terjadi karena kesalahpahaman papa nanggapi sebuah keadaan,, walaupun udah dijelaskan.. namun dengan amarah papa yang sebegithu tinggi,, pastinya sudah dapat di tebak.. papa akan berpegang teguh dengan pendapat fanatiknya tentang buruknya pandangan papa pada suatu kaum.

Bayangin ajha, orang yang super aktif dalam berbagai kegitanan, malah udah biasa sendiri menghadapi tantangan tanpa masukkan yang berarti dari orang tua, serta telah biasa mendapat kurangnya perhatian dari. Namun, hal itu tidak membuatku berpikir untuk melawan pada orang tua. Apalagi ma mama... I lOVE U mOm.. you're the best mother,,,

Selama ini, Saya lebih sering di luar rumah untuk berkegiatan, yaitu bekerja, kuliah, berorganisasi ataupun memberi motivasi kepada orang yang memang membutuhkan.. sebelumnya orang tua Saya memberikan kepercaaan pada Saya untuk melakukan semua hal itu karena memang itu kegiatan Saya.. seperti yang telah saya bilang pada postingan yang lebih dulu,, dan saya g pernah melakukan kebohongan yang berarti kepada orang tua saya. Sebab, dari kecil telah ditanamkan oleh orang tua Saya bahwa jujur itu adalah matau uang yang sangatberharga walupun dibawa kemanapun..

........................................................................................

3 bulan setelah g bekerja lagi, karena perusahaan g kuat untuk biayain Saya.. alias mulai bangkrut. Hal itu membut perubahan sedikit.. karena Saya lebih cendrung dirumah. Pertama yang Saya rasakan adalah kaget dan tertekan. bagaimana enggak, biasanya punya penghasilan sendiri, berkegiatan, sibuk terus. Apalagi, selama ini Saya menjadi kebanggaan orang tua karena bisa mandiri dan berhasil, dan kebanggan itu tib-tiba hilang berubah menjadi KEKANGAN dan AMARAH yang kadang meledak. Namun, Saya berusaha untuk tidak mengambil hati amarah mereka dan menganggap amarah itu karena sayangnya mereka pada Saya, walau amarah itu kadang tak beralasan.

Dirumah, Saya berusaha utnuk mencari kesibukkan dengan menjaga warung paman. Sebenarnya hal ini membuat bosan juga.. Dibalik itu, saya juga menyusun Strategi (cieeh,, kayak mau perang ajha) untuk merancang sebuah usaha yang sangat ingin Saya jalani,, jujur aja setelah dua kali mencoba bekerja di perusahaan mungkin Saya lebih cocok untuk membuat usaha sendiri.. itu sepertinya lebih baik.. tapi hal itu, Saya sembunyikan dari orang tua Saya, karena Saya sendiri g punya dana.. karena hasil pendapatan saya selama ini, Saya kreditan Motor 2 tahun,, alhamdulillah setahun Saya bisa nanggung.. sekarang mau g mau terpaksa orang tua,,,

BARrrRR,,, tiba-tiba kemarahan Papa meledak.... menurut arah bicaranya sich dibuat-buat agar Saya menganggap itu kecemasan/.. Ini membuat seluruh hidup Saya berubah, Saya g bole lagi kelur rumah tanpa alasan yang jelas.. Walaupun hanya menolong Paman, tetep g bole (yaiyalah, semuanya berawal dari sana).. saya g yakin kalo itu semua karena kecemasan lebih tepatnya mungkin kekecewaan dari aku g bekerja lagi dan tepatnya kefanatiknya kepada kaum Mentawai yang dianggapnya sangat buruk (g salah Papa, tapi pengalamannya mungkin... tapi itu kan Zamaan dahulu kala.... papaaaaaaaaa papa) hal ini membat jau lebih hancur dari pada sebelumnya. dan tau apa duniaku sekarang,,, Hanyalah Rumah dan Kampus( g ada rute lain)

Dalam kehancuran seseorang yang biasa disegani,,, nd biasa menjadi Motivator bagi temen-temennya, saya berpikir dan tak mau membuat Blacklist dalam hidup ini. ternyata susah juga menjadi Motivator untuk diri sendiri... hanya utnuk pergi kuliah saja Saya harus dihantui rentetan pertanyaan.. Mebuat Saya malas untuk berkuliah.. Liat ajha Absen jadi bolong-bolong githu,,,

Akhirnya,,,, datang juga tangan penolong dari Sang Maha PEnguasa... yang sedari Saya mengenalnya menjadi penyemangat,,, untuk membawa Saya kembali bangkit yaitu seseorang yang sekarang ini aku g bole untuk dekatan dengannya lagi oleh papa saya sendiri. Sedangkan dia telah menolong saya, memberikan Spirit agar tetap semangat menjalani hidup...

dan tahukan Anda hasil dari PINGITAN itu...
1. Saya sudah mulai pandai berbohong
2. Saya benar-benar kehilangan semangat untuk melakukan kegiatan apalagi mencari kerja
3. Usaha yang telah terancang, terabaikan saja.
(pertama hanya modal saja yang menjadi maslah, sekarang sudah g minat lagi untuk meneruskan niatan baik itu)

cuma si pemberi semangat g pernah bosan memberikan spirit padaku....


Dibalik kekesalan ini, aku berharap dan berusaha untuk selalu menjadi yang terbaik dan tak mengecewakan. kuti semua aturan yang menurut mereka tak terlanggat, kujalani dengan caraku untuk menimbulkan semangat.. walaupun sekarang menjadi lebih tertutup dan pembohong,,,


Dan PAPA, sudah satu minggu ini dirimu sakit.. sekarang sudah hampir sembuh. Aku takkan mengeluh dan mengharapkan imbalan karena tlah menjagamu...
yang ku ingin hanyalah duniaku kembalidan kebebasanku... karena ini menutup kreatifitasku...
aku akan mengambilnya dengan caraku sendiri....
(SATU minggu ini, ku berada di rumah ku tak merasa di kekang karena atas keinginanku, kungin menjaga PAPA ku)

KU INGIN KEMBALI BEBAS DARI TEMPURUNG INI...
KARENA KU INGIN BERHASIL.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terimakasih atas komentar dan telah mengunjungi blog sederhana ini, semoga bisa menjadi lebih baik ;)l